Kamis, 23 Mei 2013
Hari ini, tanggal 23 Mei 2013 ketika ana sedang ada di mesjid…

A : Assalamualaikum akh…

Ana : Wa’alaikumsalam kak…

A : Akh, kok jarang jumpa, kemana aja akh?

Ana : iya kak, afwan, ana gak sempat datang ke pengajian bahasa arab…

A : Akhi sibuk di Rohis ya…

Ana : Ya salah satunya begitulah kak…

A : Akh, ana sarankan , hati-hati ya dengan Rohis, mereka itu sebenarnya telah memasukkan pemikiran-pemikiran Teroris kepada kalian, mereka itu memang awalnya baik-baik aja, tapi lama-kelamaan kalian diberi asupan-asupan teroris. Apalagi lihat kelakuan mereka, dari pertama sampai tamat kelakuannya gitu-gitu aja (#sebenarnya nggak sih, kakak ini yang memandang sebelah mata, nyatanya anak rohis banyak kok yang jadi hafiz-hafizah). Coba lihat kami, kami ini semuanya ada, kami ada belajar bahasa arab, kami juga mengimamin sholat, kalau mereka gak ada yang begituan. Kalau antum ngikutin kami Antum gak bakalan salah. Rusak antum kalau masuk Rohis. Apalagi lihatlah di grup facebook mereka, mereka asal aja menentukan ini haram, ini tidak.

Ana : (padahal ana selalu ngikutin apa2 yang di facebook, dan anak Rohis tidak asal-asalan mengucapkan itu kok, mereka merujuk kepada ahlussunnah wal jamaah, mengikuti para ulama, yang lebih penting Al-Qur’an dan Al-Hadits)(dengan wajah yang merah dan hati yang diliputi kemarahan jika tarbiyah islami dihina) Oh iya kak, Syukron atas sarannya ya kak. Tapi perlu kakak tau, sampai sekarang ana belum mendeteksi sifat-sifat teroris dari mereka, malah sebaliknya…(mencoba dengan nada yang sabar)

A : iya antum harus hati-hati dengan mereka…

Ana : (setelah itu ana gak dengarin kata kakak itu)( lihat jam telah masuk waktu sholat…) kak, itu uda waktu sholat, tafadhol..(di dalam hati ana, kakak ini sombong ya, merasa ilmunya berlimpah, memandang organisasi lain itu gak benar dan salah, tapi memandang kelompoknya yang paling benar, apalagi menjudge ROHIS itu adalah TERORIS)



Amanah yang bisa kita ambil
Janganlah kita selalu membenarkan kelompok kita, tetaplah bersumber pada Al-Quran, Al-Hadits, dan perkataan para ulama.. Islam melarang kita apabila membangga-banggakan kelompoknya dan melihat sebelah mata kepada orang lain. Apa bedanya dengan iblis yang menjadi kafir karena membangga-banggakan kelompoknya. Kita sebagai pegawai dakwah, setidaknya apabila itu benar, jangan main belakang, mengatakan hal2 yang nyatanya sebaliknya (fitnah). Janganlah kita menyalah-nyalahin orang lain. Marilah kita kuatkan silaturahim antara kita. Karena akan membuang-buang waktu apabila berdebat sesuatu yang sia-sia…


Sumber Gambar : http://ayip7miftah.files.wordpress.com/2012/09/mahaska.jpg
[ratings]

0 komentar:

Satu Klik sangat berguna bagi kami, Klik ya Sobat.

Judul Widget 1

Jangan Lupa ya sebelumnya klik dahulu iklan berikut

Judul Widget 2

×

and

About Me

Foto Saya
Didit Puji Hariyanto
Lihat profil lengkapku