Kamis, 30 Mei 2013
Berawal dari dalam kelas, “nanti ikut Kismis (Kajian Islam Kamis) gak?”, “waduh, kurang tau juga, sepertinya nanti ada rapat JA (Jelajah Alam).” “Oke, ya uda, yang penting ikut Kismis ya…” setelah sore harinya, tiba-tiba Hujan pun tiba,,,

“Wah gawat nih, hujan, ah terpaksa gak jadi kalau begini rapat JA-nya. Ikut kismis aja lah..” Hingga akhir Kismis hujan tetap melanda daerah Jakarta Timur.
Setelah Kismis selesai,

“Gimana akh tadi rapat JA-nya?”. “gak jadi ngumpul, hujan, hehehe, ”. “Alhamdulillah akh itu berarti Allah telah menurunkan tentara-tentaranya untuk melindungi kita semua agar tahu mana yang diprioritaskan.”
Pesan moral:
• Allah senantiasa mengirimkan tentara-tentara-Nya tanpa kita sadari untuk selalu ta’at kepada-Nya.
• Senantiasa berpikiran Optimis karena Allah telah menunjukkan kita jalan keluar hingga saat-saat yang terakhir.
• Prioritaskan apa-apa yang perlu di prioritaskan.
• Yakinlah jika kita menolong agama Allah, Allah pasti akan menolong Hamba-Nya.
• Tegakkan dakwah ^_^

Sumber Gambar : http://weus.net/wp-content/uploads/2012/10/kandungan-air-hujan.jpg
[ratings]

5 komentar:

d4xf6 mengatakan...

:sup:

Abu Zakin mengatakan...

Subhanallah....

Gal mengatakan...

kalau hari itu saya bawa payung atau ponco gimana? :smile:

Gal mengatakan...

kalau hari itu bawa payung atau ponco gimana? :smile:

d4xf6 mengatakan...

takdir memang seperti itu.
dan hati-hati dengan penggunaan kata 'kalau'.
takdir telah menentukan kita untuk tidak membawa payung. sehingga qadar Allah pasti terjadi. setelah qadar terjadi, maka Manusia tidak bisa berbuat apa-apa kecuali berkhayal 'kalau begini gimana', 'kalau begitu gimana', pasti gak akan terjadi. nah itu bisa jadi bisikan Syetan untuk tidak mempercayai qada Allah.

Keep Istiqamah...
:nerd

Satu Klik sangat berguna bagi kami, Klik ya Sobat.

Judul Widget 1

Jangan Lupa ya sebelumnya klik dahulu iklan berikut

Judul Widget 2

×

and

About Me

Foto Saya
Didit Puji Hariyanto
Lihat profil lengkapku